Rabu, 29 Februari 2012

ngantuk yang sewajarnya

Mata memang perlu untuk diistirahatkan akan tetapi sangatlah wajar jika pada tempatnya.Ngantuk sangat menyiksa jika datang tidak pada waktunya misalkan waktu kita sedang asyik-asyiknya kuliah atau sekolah yang pada saat itu materinya sangat perlu perhatian lebih atau pada waktu sedang rapat penting. waow sangat menyiksa sekali ketika mata lelah n pikiran yang lelah jika dipaksa utk merespon semua itu.
Mungkin terlintas di benak kita y tidur aja kan beres!!!! faktanya tidak semudah itu klo kita tidur d rapat yg sgt penting atau d kuliah yg penting. jika tidur semua akn kacau karena tdk dpt mendengar informasi langsung dari narasumber yang akurat....
ada beberapa tips utk anak yang mondok, kuliah atau sekolah yang selalu d hampiri rasa kantuk pd saat menggali ilmu diantaranya:
1. Niat
tata niat anda kembali, apa tujuan anda berada d tempat ini
TIDUR.......? ataukah
Mencari ilmu...?
2 Semangat yang membara n motivasi
klo kita semangat pasti qta akan antusias utk berebut memperoleh informasi dan terus penasarn shg bisa mengalahkan rasa ngantuk
3 Rubahlah paradigma
sebenarnya pikiran kita sangat mempengaruhi tindakan kita klo kita bilang n berpikir ngantuk pasti otak akn menerjemahkan kata ngantuk sehingga d transfer k perilaku kita Oki say" NO NGANTUK"
semoga tips ini bisa membantu anda utk lebih berkonsentrasi dlm menggali ilmu khususnya bagi penulis umumnya bagi pembaca.

Selasa, 28 Februari 2012

ikan hiu

hiu dogfish umum adalah salah satu kelompok kuno ikan, pertama kali muncul pada periode Devon akhir, sekitar 360 juta tahun yang lalu

eksternal anatomi
Tubuh Berbentuk gelendong dan sekitar 7,5 dm panjang. Ada dua sirip punggung, masing-masing dengan tulang belakang di ujung anterior, dua sirip dada dan dua sirip perut (yang pada pria p0sses pelengkap kartilaginosa dikenal sebagai penjepit). Ekor (sirip ekor adalah heterocercal (internal dan eksternal asimetris) Kulit abu-abu ditutupi dengan placoid skala.. Selama rahang placoid skala yang dimodifikasi ke dalam gigi, dengan poin mereka diarahkan ke belakang, ini digunakan untuk merobek dan memegang mangsa. Setiap skala placoid terdiri dari piring basal tulang, dengan tulang belakang dari dentin di pusat dan ditutup dengan vitrodentine enamel seperti keras

Top of Form

kerangka sistem
kerangka seluruhnya terdiri dari tulang rawan. Kerangka tulang rawan di elasmobranch adalah, kemungkinan besar, sebuah degenerasi yang khas. Ada dua subdivisi utama dari kerangka itu: aksial dan apendikular tersebut.
Kerangka aksial terdiri dari kolom vetebral dan tengkorak. tulang belakang adalah jam pasir-shapped (amphiocoelous), dan notochord tetap dalam lensa berbentuk spasi di antara mereka.
tengkorak yang sangat dikembangkan adalah compesed dari tempurung kepala atau kasus Barin dua kapsul besar hidung anterior dan dua kapsul posterior pendengaran, dan sceleton visceral, terdiri dari rahang, lengkungan hyoid dan lima lengkungan branchial sppurting daerah insang.
kerangka apendikular terdiri dari tulang rawan dari sirip dan orang-girdle dada dan panggul yang mendukung mereka.
sistem pencernaan
yang ract pencernaan lebih panjang dari tubuh. setelah mulut adalah faring besar menjadi yang terbuka spirakel dan celah insang. faring mengarah ke kerongkongan, pendek lebar yang membuka ke dalam perut u berbentuk ujung posterior perut berakhir pada otot sfingter sirkuler, katup pilorus. usus berikut dan berakhir dalam pembukaan kloaka dan kloaka. kelenjar fingerlie ramping dubur yang rahasia garam, terlampir bagian punggung dekat titik dimana usus besar dan kecil bertemu. dalam lipatan spiral usus adalah membran mukosa (katup spiral) yang mencegah pasaage terlalu cepat dari makanan increa

Baru! Tahan tombol shift, klik, dan tarik kata-kata di atas untuk menyusun ulang. Singkirkan

Bottom of Form

Google Terjemahan untuk Bisnis:Perangkat PenerjemahPenerjemah Situs WebPeluang Pasar Global

Sabtu, 25 Februari 2012

serangga dalam alqur'an

MAKALAH

SERANGGA DALAM Al-QUR’AN

Untuk memenuhi tugas mata kuliah

Studi Al- Qur’an

Pemimbing :

Ach. Nashichuddin, M.A

Oleh Kelompok VII :

Siti Mar’atush S. ( 10620066 )

Khoirun Nisa ( 10620067 )

Nurul Khotimah (10620068 )

Elmaulidah Nur F. ( 10620070 )

JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANAMALIK IBRAHIMMALANG

2011

BAB I

SERANGGA DALAM AYAT- AYAT AL- QUR’AN

a. Semut ( Qs. An- Naml 27:18)

حتىٳذأتواعلى وادالنملقالتنملة يٲيھاالنملادخلوامسكنكملايحطمنكمسليمن وجنوده٫وھملايشعرون

Artinya :Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut : Hai semut-semut, masuklah kedalam sarangan-saranganmu, agar kamu tiak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari “; ( Qs. An- Naml 27:18 )

b. Lebah ( Qs. An- Nahl 16:68-69 )

وٲوحىربكإلىالنحلأناتخذىمنالبيوتاومنالجبالبيوتاومنالشجروممايعرشونثمكلىمنكلالثمراتفاسلكىسبلربكذللاۚيخرجمنۢبطونھاشرابمختلفألوانهشفآءللناسؕإنفىذالكلأيةلقو

ميتفكرون

Artinya: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah : “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan ditempat-tempat yang dibikin manusia” kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempulah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itukeluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.( QS. An- Nahl 16:68-69 )

c. Lalat ( Qs. Al- Hajj 22:73 )

يٲيھاالناسضربمثلفاستمعوالهۚٳنالذينتدعونمندونﷲلنيخلقوٱذبابا ولواجتمعوالهۖوٳن يسلھمالذبابشيلايستنقذوهمنهۚضعفالطالبوالمطلوب

Artinya: Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu menciptakannya.Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat it. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah ( pulalah ) yang disembah.( Qs. Al- Hajj 22:73)

d. Nyamuk ( Qs. Al- Baqarah 2:26 )

إنﷲلايستحىأنيضربمثلامابعوضةفمافوقھاۚفأماالذينءامنوافيعلمونأنهالحقمنربھمۖوٲما

الذينكفروافيقولونماذاأرادﷲبھذامثلاۘيضلبه٬كثيراويھدىبه٬كثيراۚومايضلبه٬ٳلاالفسقين

Artinya: Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “ Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan? “. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang tang fasik,( Qs. Al- Baqarah 2:26)

e. Rayap ( Qs. Saba’ 34:14 )

فلماقضيناعليهالموتمادلھمعلىموته٬ٳلادابةالارضتأكلمنسأته٬ۖفلماخرتبينتالجنأن

لوكانوايعلمونالغيبمالبثوافىالعذابالعذابالمھين

Artinya: Maka katakanlah Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang telah memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah bahwa jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.( Qs. Saba’ 34:14 )

f. Belalang dan Kutu ( Qs. Al- A’raf 7:133 )

فٲرسلناعليھمالطوفانوالجرادوالقملوالضفادعوالضفادعوالدمءايتمفصلت

فاستكبرواوكانواقومامجرمين

Artinya: Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.( Qs. Al- A’raf 7:133 )

BAB II

PENAFSIRAN MENURUT ULAMA

A.An-naml(ayat 18)

Hingga apabila mereka telah sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut”( pangkal ayat 18 ).

Rupanya dalam Angkatan Perang Nabi-Raja Sulaiman yang besar itu, lengkap diiringkan pula oleh orang-orang besar Kerajaan, sampailah Baginda ke suatu lembah, yang disana ada sarang semut.Rupanya adalah seekor semut di antara semut-semut yang banyak itu memberitahu kepada teman-temannya “masyarakat“ semut, bahwatentara Nabi Sulaiman akan liwat di tempat merka itu(Hamka:231).

Di dalam memikirkan ayat ini, dapatlah kita menggambarkan bahwa semut di musim panas atau mendekatimusim dingin sangat aktifmengumpulkan makanan yang mereka bawa kepada sarang yang telah tersedia. Kadang-kadamg berbentuk “ logam kelam ” saja. Ada yang berjalan sendiri- sendiri, seekor-ekor mencari- cari.Kalau ada yang berjalan sendiri-sendiri, seekor-ekor mencari-cari. Kalau bertemu makanan yang penting, segera yang seekor itu menemui kawannya, “membisikkan”atau tegasnya member tahu dengan mencicipkan rasa “makanan” atau “obyek” penting itu. Dan teman baru itu pergi pula mencari kawan.Dalam bebrapa menit saja, teman itu telah ramai dikerumuni. Kalau perlu diangkat bersama-sama, misalnya bangkai lipis (kacoa) atau yang lain. Kalau sukar membawa, mereka dating bersama ke sana. Maka semut yang memberitahu atau yang berkata ini rupanya seekor semut “pengintai” atau mencari keterangan. Perkataan semut yang seekor itu kepada teman-temannya ialah begini: “Hai seklian semut-semut !Masuklah kamu sekalian kedalam sarangan-saranganmu, supaya kamu jangan dihncur-leburkan oleh Sulaiman dan bala-tentaranya; sedangmereka tidak merasakan.”( ujungayat 18 ) (Hamka:232).

Begitu besrnya jumlah tentara itu yang akan melintas di sini, sedang kamu adalah makhluk yang sangat kecil. Kamu pasti akan hancur kena injak kakinya, dan kaki kendaraannya. Beribu-ribu kamu akan binasa, sedang Sulaiman dan tentaranya tidaklah akan sadar atau meskipun mereka tahu, meskipun mereka lihat bangkai semut telah bergelimpangan tidaklah akan jadi perhatian mereka, karena kita bangsa semut adalah makhluk kecil saja disbanding dengan mereka.(Hamka:232 ).

Semut mampu memikul beban yang jauh lebih besar dari badannya .jika dia merasa berat membawa dengan mulutnya, maka dia akan menggerakkan barang itu dengan dorongan kaki belakang dan menggangkatnya dengan lengannya. Biji-bijian yang akan mereka simpan di lubanginya terlebih dahulu, serta di pecahkannya bila terlalu besar. Kelompok-kelompok semut menentukan waktu-waktu tertentu untuk bertemu dan saling menukar makanan. Keunikan lain semua adalah menguburkan anggotanya yang mati. Itu merupakan keistimewaan sebagian semut yang terungkap melalui pengamatan ilmuan.Namun demikian ada yang unik pada semut yang di bicarakan ayat ini, yaitu pengetahuannya bahwa yang datang adalah pasukan di bawah pimpinan seorang yang bernama sulaiman dan yang tidak bermaksut buruk bila menggilas dan menginjak mereka. Keunikan inilah yang menjadikan sayyid Quthub berpendapat bahwa kisah yang di uraikan al-Qur’an ini adalah peristiwa luar biasa yang tidak terjangkau hakikatnya oleh nalar manusia(Shihab,2003)

Nabi Sulaiman a.s mampu mendengar perkataan semut tersebut, maka dia tersenyum dan tertawa dan dia berdo’a : “ Ya Tuhanku berikanlah aku ilham untu mensyukuri nikmatMU yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untu mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi: dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh”.

Kisah mengenai semut yang mengajak kaumnya bersembunyi karena merasa khawatir kalau sulaiman a.s dan bala tentaranya akan menginjak-injak mereka, merupakan sebuah dalil yang kuat kuat mengenai kemampuan Nabi Sulaiman a.s menguasai bahasa hewan. Selain itu juga menjadi alasan yang membuktikan bahwa ilmu tersebut benar-benar ada, sehingga tidak tertutup kemungkinan bahwa periode sejarah tertentu ada orang yang mampu memiliki ilmu tersebut (Yusuf,Durrah,2007)

Pada ayat yang artinya(sehingga apabila mereka sampai di lembah semut) yaitu di kota Thaif atau di negeri syam,yang di maksut adalah semut-semut kecil dan besar maka (berkatalah seekor semut) yaitu raja semut,sewaktu melihat bala tentara nabi Sulaiman(Hai semut-semut masuklah kedalam sarabg-sarang kalian agar kalian tidak diinjak) yakni tidak terinjak-injak(oleh sulaiman dan bala tentaranya,sedangkan mereka tidak menyadari) semut di anggap sebagai makhluk yang dapat berbicara,mereka melakukan pembicaraan dengan sesamamya pada akhirnya tertawalah nabi sulaiman mendengar perkataan semut(Imam Jalaluddin,2008:353)

B. An-nahl ayat 68-69

واوحىربكالىالنحل

Tuhanmu mengilhamkan dan membisikkkaan kepada lebah serta mengajarinya berbagai pekerjaan yang membuatnya diduga sebagai makhluk berakal.

Ayat tersebut mengarahkan redaksinya kepada Nabi Muhammad saw dengan mengatakan : Dan ketahuilah wahai Nabi agung bahwa tuhanmu yang membimbing dan selalu berbuat baik. Telah mewahyukan yakni mengilhamkan kepada lebah sehingga menjadi naluri baginya bahwa: “ Buatlah sebagaimana keadaan seorang yang membuat secara sungguh-sungguh, sarang- sarang pada sebagaian gua-gua pegunungan dan di sebagaian bukit-bukit dan pada sebagaian cela pepohonan dan pada sebagaian tempat tinggi : kemudian makanlah yakni hisablah dari setiap macam bunga buah- buahan lalu tempuhlah jalan-jalan yang telah di ciptakan oleh tuhanmu pemeliharamu dalam keadaan mudah bagimu (Shihab, 2003).

Penghidupan Lebah di Dalam Rumahnya

Para ahli kebidanan telah mempelajari ikhwal lebah dan menulis karangan mengenainya dengan berbagai bahasa. Dalam hal ini mereka telah mencapai beberapa perkara yaitu:

Pertama: lebah hidup dalam kelompok- kelompok besar yang jumlah sebagiannya mencapai lebih kurang 50.000 lebah.masing-masing kelompok bertempat tinggal di sebuah rumah yang di sebut rumah lebah(khaliyyah)

Kedua: dalam setiap rumah lebah terdapat satu lebah betina besar disebut rtu,sejumlah lebah sekitar 400 sampai 500 ekor disebut lebah jantan,dan sejumlah 15.000 sampai 50.000ekor disebut para pekerja.

Ketiga; ketiga lapisan lebah ini hidup di dalam rumahnya secara bergotong royong dan sangat teratur.Tugas sang ratu bertelur, tugas lebah jantan adalah mengawini sang ratu, dan para pekerja bertugas mengabdi kepada rumah lebah, kepada ratu, lebah jantan ,dia juga mengumpulkan madu, mengeluarkan lililin yang dijadikan untuk membangun rumah- rumah persegi enam. Rumah itu berfungsi untuk menyimpan madu, memelihara lebah- lebah kecil, disamping itu mereka juga bertugas untuk membersihkan rumah dan bertugas untuk mempertahaankan kerajaan dan melindungi dari serangan musuh swperti semut, lalat dan burung.(Almaraghi:189).

Beberapa Faedah Madu

Allah juga memberitahu manusia tentang faedah- faedahnya

يخرجمنۢبطونھاشرابمختلفالوانهۖ

Keluar dari dalam perutnya madu-madu yang beraneka warna. Ada yang putih, kuning, ada juga yang merah, sesuai dengan perbedan tempat penggembalaanya.

فيهشفاءلناسۗ

Karena ia berguna bagi pengobatan banyak penyakit, dan sering dimasukkan dalam komposisi ramuan obat- obatan.

Ilmu kedokteran modern telah menetapkan , bahw madu mempunyai beberpa faedah. Mengenai hal ini menurut keteragan dokter besar almarhum Abdul Aziz Pasha, dalam bukunya”Al-ilam Wat-tibbul Hadis” komposisi kimiawi dalam madu ialah sebagai berikut:

25-40% glukosa

30-45% lifiluza

15-25% air

Prosentasi glukosa yang terdapat dalam madu lebih banyak darinpada yang terdapat daam makanan lain. Ia merupakan senjata dokter dalam kebanyakan penyakit.fungsi madu diantaranya sebagai penguat dan pemberi energy, sebagai penolak keracunan yang lahir akibat penyakit tubuh maupun zat- zat dari luar, seperti racun(As), air raksa(Hg), Emas(Au), cloform, morfin.dan juga penolak keracunan dalam keadaan demam seperti tipes radang paru-paru, radang otak, campak dan dalam keadaan lemah jantung.(Almaraghi:192).

Bagaimana Madu Terjadi ?

Lebah- lebah pekerja menghisap serbuk bunga- bunga, lalu srbuk bunga itu turun dan berkumpul dlam sebuah kantong di dalam perutnya .disanalah serbuk itu brcampur dengan sari pati khusus lalu berubah menjadi madu. Abul A’la mengatakan :

“lebah memetik yang pahit dari buna ruba , lalu mengeluarkannya melalui air iurnya sebagai madu murni( yang belum diperas dari lillinnya).

Kemudian lebah kembali kerumahnya untuk mengeluarkan madu dari mullutnya di rumah- umah lilin yang di khususkan untuk menyimpan madu. Setiap kali rumah itu penuh, lebah menutupinya dengan lapisan lililn, dan berpindah ke rumah lain.(Almaraghi:193).

Lilin Lebah

Para pekrja mengeluarkan lembaran- lembaran lilin yang tipis, tetapi keras dari lingkaran- lingkaran perutnya, kemudia memamahnya dengan mulutnya hingga lunak dan mudah dibentuk sesuai kehendaknya. Lalu lilin itu digunakan untuk membangun rumahnya yang berbentuk persegi enam.(Almaraghi:193).

Beberapa Faedah Lebah

Pertama: kita dapat mengambil madu yang merupakan makanan yang enak rasanya dan mengandung prosentase besar dari zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh

Kedua: kita dapat mengambil lilin yang dapat di jdikan bahan pembuat lilin penerang.

Ketiga: lebah membantu mengawnkan bunga- bunga, sehingga menjadi penyebab bertambahnya buah dan membaguskan jenisnya(Almaraghi:194).

انفيذلكلايةلقوميتفكرون

Dari perut lebah, Allah mengeluarkan minuman yang beraneka warna dan mengandung obat yang menyembuhkan manusia. Yang demikian terdapat dalil yang jelas bahwa yang telah menundukkan lebah,memberinya petunjuk untuk memakan buah- buahan yang mereka makan dan membuat rumah- rumahnya di bukit, pohon serta tempat- tempat yang di bangun oleh manusia, dan yang telah mengeluarkan dari dalam perutnya apa yang mengandung obat bagi kesembuhan manusia, adalah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa, tidak ada sesuatu apapun yang menyerupaiNYA,Dia tidak patut mempunyai sekutu, dan Dialah yang berhak memiliki Uluhiyyah (Maraghi:194).

AN-NAHL 68

Allah Yang Maha Esa telah mengilhamkan kepada lebah supaya membuat sarang- sarang mereka di gunung- gunung, pepohnan, dan di bangunan- bangunan rumah manusia serta di kayu- kayu(AlQarni,2008hal. 448)

AN-NAHL 69

Allah juga mewahyukan kepada lebah supaya memakan semua sari buah- buahan yang di sukainya, juga pergi dan pulang melewati jalan yang telah allah mudahkan untuknya sehingga ia tidak tersesat saaat meninggalkan dan kembali ke sarangnya.

Allah membuat perut lebah dapat memproduksi madu yang bersih , adayang berwarna putih , kuning, dan merah, yang sedap di pandang mata dan enak di makan , juga menjadi obat bagi orang yang sakit.

Penciptaan lebah tersebut beserta segala aktivitasnya ,sarang- sarangnya buah-buah yang di makannya,dan madu yang yang di produksinya mengandung bukti yng agung akan kebesaran dan kekuasan Allah yang Maha bijaksana bagi orang yang mempergunakan akalnya untuk berpikir, merenung, dan mengambil pelajaran(Al Qarni 2008 hal. 448 )

Yang dimaksud dengan wahyu di sini adalah ilham, petunjuk dan bimbingan bagi lebah, agar ia menjadikan gunung-gunung sebagai rumah yang menjadi tempat tinggal. Kemudian lebah itu membuat rumahnya dengan penuh ketekunan, dimana tidak ada satu bagian pun yang rusak.

Selanjutnya Allah member izin kepada lebah- lebah itu dalam bentuk ketetapan qadariyyah( Sunnatullah) dan pengerahan untuk segala macam buah- buahan, berjalan di berbagai macam jalan yang telah dimudahkan oleh Allah, di mana ia bias dengan sehendaknya berjalan di udara yang agung ini dan juga daratan yang membntang luas. Kemudian masing- masing dari mereka kembali kerumah- rumah mereka, tanpa ada satu pun yang keliru memasuki rumahnya baik sebelah kanan maupun sebelah kiri, yang didalamnya terdapat ribuan anak- anaknya dengan persediaan madu.Dia membangun sarang dari bahan yang ada di kedua sayapnya, lalu memutahkan madu dari dalam mulutnya, dan bertelur dari duburnya.

C. AL-A’RAF 133

Maka kami timpakan kepada kaum fir’aun hujan deras yang membinasakan hama belalang yang menggagalkan panen pertanian dan buah-buahan, kutu yang menyakiti tubuh , katak yang memenuhi tempat tinggal dan mengganggu penduduk serta darah yang mencemari air dan mencekik kehidupan mereka. Inilah hukuman nyata yang menunjukkan kuasa dan kebesaran Allah swt. Hanya saja, mereka keras kepala dan sombong, sehingga tidak kunjung bertobat. Sebab,dosa sudah menyatu pada diri mereka, dan kekotoran hati telah menjadi tabiat mereka.( hal 17 tafsuir muyassar).

Allah berfirman : “ Maka kami kirimkan kepada mereka Taufan.” Dari Ibnu Abbas : Taufan itu adalah hujan lebat yang dapat menengelamkan dan merusak segala mecam tanaman. Allah mengirim Taufan yaitu berupa air yang membanjiri permukaan bumi kemudian mengenangi, bumi sehingga orang- orang tidak dapat bercocok tanam dan berbuat apa- apa sampai akhirnya mereka di timpa kelaparan.

.

Sedangkan al-jarad( belalang sudah biasa dikenal dan masyhur termasuk binatang yang dapat di makan. Sebagimana di tegaskan dalam ash- shahihain dari abu ya’fur ia mengatakan aku pernah bertanya kepada abullah bin abi aufa tentang belalang, maka ia berkata : Kami pernah berangkat berperang bersama Rasulullah sebanyak tujuh kali kami makan belalang. ( Tafsir Ibnu Katsir, 443)

Mengenai al-qummal (kutu), diriwayatkan dari ibnu jarir, al-qummal adalah jamak mufrad dari qummalah, yaitu binatang serupa dengan kutu yangmemakan unta

Muhammad bin ishaq bin yassar R.a berkata: maka musuh Allah( fir’aun) pun kembali pulang dalam keadaan kalah dan kecewa, ketika para ahli sihir itu beriman. Lalu ia menolak beriman dan tetap berada dalam kekafiran dan kejahatan. Maka Allah menghukum Fir’aun dengan mendatangkan musim kemarau yang pekepanjangan serta mengirimkan angin taufan kepadnya, setelah itu belalang, kutu, selanjutnya katak dan kemudian darah. Semuanyaitu merupakan bukti yangmemberi penjelasan yang benar-benar terang.( tafsir ibnu katsir hal 444).

BAB III

TINJAUAN MENURUT SAINS

Serangga merupakan suatu misteri penciptaan yang luar biasa.Serangga mempunyai jumlah terbesar dari seluruh spesies yang ada di bumi ini.Mempunyai berbagai macam peranan dan keberadaannya ada dimana- mana, sehingga menjadikan serangga sangat penting di ekosistem dan kehidupan manusia.

Dari 1,82 juta spesies tumbuhan dan hewan yang telah diidentifikasi serangga merupakan kelompok yang paling besar, yaitu mencapai 60% dari spesies tersebut atau lebih kurang ada 950.000 spesies serangga jumlah seluruh serangga baik yang sudah diidentifikasi maupun yang belum sangat sulit untuk diketahui secara pasti. Menurut perkiraan pada tahun 1992 jumlah serangga berkisar antara 5 sampai10 juta spesies ( Price,1997).

a. Serangga dan Lingkungan

Di dalam ekosistem tumbuhan berperan sebagai produsen dan menempati tingkat trofik pertama.Tumbuhan mampu merubah bahan- bahan anorganik yang terdapat disekitarnya menjadi organik.Serangga pemakan tumbuhan berada pada tingkat trofik kedua.Serangga yang masuk kelompok ini berperan sebagai konsumen pertama dan disebut herbivore.Serangga herbivore banyak menghabiskan waktu hidupnya dengan berada disekitar tumbuhan, mengambil bagian tumbuhan dan memanfaatkannya untuk kelangsungan hidup serta bereproduksi.

Serangga yang berperan sebagai musuh alami dapat berupa predator atau parasitoid.Serangga disebut predator jika serangga tersebut memangsa herbivore dan disebut parasitoid jika serangga tersebut hidup di luar atau di dalam inang dalam jangka waktu tertentu.

Serangga merupakan salah satu factor biotic yang terdapat di ekosistem. Keberadaan serangga di ekosistem dapat digunakan sebagai indicator keseimbangan ekosistem tersebut.

b. Serangga yang bermanfaat bagi manusia

Manfaat serangga bagi manusia banyak sekali, diantaranya adalah serangga sebagai musuh alami hama, oengendali gulma, serangga penyerbuk, penghasil bahan pan8gan dan pengurai sampah ( Borror dkk, 1996 ).

Serangga yang berperan sebagai predator, memakan serangga secara langsung ( entomofagus ). Sebagai contohkumbang kubah ( Coleoptera: Coccinelidae ) sebagai predator dari kutu daun ( Homoptera: Aphididae ).

Serangga herbivore ada yang bermanfaat bagi manusia, yaitu yang memakan tumbuhan yang tidak dikehendaki keberadaannya ( gulma ).

Jurnal

Serangga merupakan sumber daya pakan utama yang menarik bagi berbagai jenis vertebrata seperti burung,kadal,ular,amfibi,ikan,insektivora dan mamalia lainnya

(McHargue, 1917; Frost, 1942 dikutip Ekpo dkk, 200).

Suplementasi rayap Glyptotermes monntanus Kemner sebagai sumber protein secara nyata menurunkan konsumsi ransum namun meningkatkan pertambahan berat badan dan memperbaiki konversi ransum ayam (Uhi dkk, 2001).

Pada kelompok etnis tertentu di beberapa negara, serangga telah mengambil peran penting dalam sediaan angan manusia.

Serangga telah memainkan peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat Afrika,Asia,Amerika Laatindan suku Indian di bagian Barat Amerika Utara (DeFoliart, 1992) serta suku Aborigin Australia (Nughton dkk, 1986).

Ratuasan sebagian spesies telah digunakan sebagai pengan manusia diantaranya belalang, larva Lepidoptera, larva kumbang, termasuk bentuk dewasa misalnya laron, lebah, tawon, larva dan pupa semut, semut bersayap, jangkrik dan berbagai varietas serangga air (Banjo dkk, 2006).

Ati dan Danong (2007) mengidentifikasi jenis larva Xyleutes sp pada batang pohon Casia fistulaL di Kabupaten Belu, NTT. Larva Xyleutes sp

Penggerak batang C. fistula L oleh masyarakat Belu dimanfaatkan sebagai salah satu sumber nutrisi hewani yang dikonsumsi dalam bentuk larva panggang dan bahan pengobatan alternative symptom “goma” yaitu suatu gejala menyerupai sumur serapan. Sebagai sumber nutris, larva dipanggang dan dijadikan lauk yang dikonsumsi dengan ubi kayu ketela pohon) dan ubi jalar (ketela rambat).

Larva Xyleutes sp merupakan sumberdaya biotic yang memainkan peranan penting dala kehidupan sebagian masyarakat Timor dari segi pemenuhan gizi maupun pengebotan alternative.

Pada seiring pertumbuahan larva Xyleutespada masa instar kadar air,kandungan protein,lemak dan abu (mineral) cebderung meningkat. Masa instar larva diperkirakan berdasarkan warna integument dan ukuran morfologi. Tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada masa larva ditandai dengan perubahan warna integument secara berdegradasi dan pertambahan ukuran morfologi.

Kandungan air larva dalam penelitian ini cukup tinggi sebanding dengan pangan hewan konvensional lainnya seperti daging sapi,ayam,babi dan ikan yang berkisar 40-70 % (Watt dan Merril,1963 dikutip Ekpo dan Onigbinde,2005). Kandungan air yang lebih tinggi membantu melarutkan nutrisi esensial bagi larva.Sehingga, dengan mengkonsumsi larva dapat memenuhi kebutuhan gizi (Ekp dan Onigbinde).

Kandungan protein (berat segar) larva Xyleutus sp apabila dikonversi sebagai kandungan protein (bahan kering) menunjukkan nilai yang cukup tingi disbanding beberapa jenis serangga makan (edible insect) di Nigeria (Banjo dkk,2006). Nilai protein larva Xyleutus sp yang didatangkan dari Kabupaten Belu-NTT berdasarkan bahan kering 38,03% (Ati,2008) dan beberapa serangga makan di Mexico berkisar 15-81% (Ramos-Elorduy dkk,1997) sehingga sangat bergizi karena menyediakan protein dan energy yng mudah dicerna serta menyuguhkan rasa sedap (Ramos-Elorduy,2006).

Kandungan lemak larva Xyleutes sp berdasarkan perkiraan masa instar dalm penelitian ini berkisar 25,50-32,18% (bahan segar). Semakin basar ukuran larva maka semakin besar kandungan lemak sebagai akibat terjadinya penimbunan lemak tubuh (fat body). Sebagian besar pakan yang dikonsumsi serangga selama masa larva dikonversi menjadi lemak dan disimpan dalam sel-sel lemaktubuh (Gilmour,1965). Lemak tubuh umumnya terdapat dalam jumlah yang sangat tinggi pada larva serangga besar sebelum emngalami metamorphosis (Fast,1970 dikutip Ekpo dkk,2009) dan digunakan sebagai energy yang dimanfaatkan dalam proses metamorphosis. Adamo (1995) dikutip Simamora (2000) menyatakan bahwa proses pembakaran lemak menjadi energy oleh larva serangga digunakan untuk membentuk rongga di dalam batang tumbuhan maupun di dalam tana. Larva menggerek batang maupun tanah sebagai habitat dan relung sesuai tahapan perkembangan larva hingga mencapai dewasa. Energi hasil pembakaran lemak dipergunakan pula dalam proses pergantian kulit (molting ).

Ati (2008) menunjukkan bahwa larva Xyleutessp yang didatangkan dari Belu-NTT mengandung lemak 54,35% (bahan kering), nilai tersabut relative tinggi. Kandungan lemak yang tinggi menimbulkan aroma yang sangat menarik pada saat larva dipanggang atau digoreng. Setiap 100 g sampel larva dapat memenuhi kebutuhan kalori di negara berkembang (Davidson dkk,1973 dikutip Ekpodan Onigbinde, 2005). Naughton dkk (1986) menyatakan bahwa Xyleutes sp di Australia Tengah tidak memiliki asam lemak tak jenuh ganda (PUFA= polyunsaturated fatty acid) namun sangat kaya dengan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA=mono unsaturated fatty acid) dari jenis asam oleat sekitar 67,1% dari total asam lemak dengan keseluruhan komposisi sama dengan minyak oliva.

Koevolusi yang berkelanjutan dari serangga dan tumbuhan telah menhasilkan suatu hubungan yang mempunyain kisaran yang luas dari kedua kelompok, mulai dari kunjungan tidak sengaja sampai pada asosiasi yang akrab antara beberapa kelompok. Dalam contoh yang ekstrim, hubungan tersebut menjadi suatu bentuk simbiosis obligat, dimana baik tanaman maupun serangga secara sempurna saling bergantung satu dengan lainnya untuk kelangsungan hidupnya(entomologi hal 111)

Ngengat yucca, contoh dari osiasi obligat adalah antara spani dagger atau tumbuhan yucca dan ngengat yucca.Semua spesies yucca adalah asli amerika, diserbuki hanya oleh ngengat tegi tikula yucca sela.Satu-satunya makanan larfa ngengat ini diberikan oleh ovul yucca yang tumbuh secara apnormal besarnya di sekiter telur ngengat. Karena bunga yang tidak terpolinasi akan segera mati, maka polinasi bunga oleh ngengat merupakan hal yang penting untuk ketahanan hidup larfa.polinasi oleh seranng lain tidak dapat berlangsung karena stylus tumbuhan yang berbentuk vas mengharuskan poleen di tempatkan secara tertentu supaya fertilisasi dapat berlangsung. Namun demikian ngengat yucca telah mengembangkan pola tingkah laku yang menghasilkan polinasi bunga yucca dan dengan demikian menjamin kelangsungan hidup keturunannya.Setelah ngengat nokturnal ini kawin, betina mengunjungi bunga yucca yang berwarna putih krem untuk mengumpulkan pullen. Melalui proses efolusi, alat mulut ngengat sudah sangat di modifikasi menjadi tentator melengkung yang tidak dapat di gunakan untuk makan, baik pollen dari tumbuhan atau nektarnyatentakel yang melengkung dari ngengat yucca di gunakan untuk mengumpulkan pollen yang melekat dari antera yamg terbuka dari bunga yucca dan membentuknnya ke dalam bentuk bola. Ngengat betina memegang bola tersebut di bawah kepalanya dengan menggunakan tentakel dan tungkai depan dan umumnya membawa bola pollen tersebut ke bunga berikutnya, untuk meletakkan telurpada ofari tumbuhan yang cocok. Ia kemudian akan naik ke atas pada stilus yang berbentuk vas dan mendorong beberapa pollen turun ke dalam tuba, dan dengan demikian menyerbuki bunga. Proses ini di ulangi beberapa kali untuk tiap tumbuhan. Karena ngengat biasanya berpindah ke bunga berikutnya sebelum memberikan poleen, maka bagi yucca, keaneka ragaman ginetik yangb lebih besar akan terjamin melalui penyerbukan silang dari pada bila menyerbuki bunga-bunga dari pohon yag sama. Serangga betina akan menglangi proses oviposisi dan polinasi pada sejumlah bunga, nampaknya ia hanya meletakkan beberapa telur setiap kali oviposisi, dengan demikian masih lebih banyak biji yang tumbuh dan berkSembang dari pada yang di makan larfa ngengat tersebut. Setelsh larfa matang ia akan meninggalkan biji dan berdiapause di dalam tanah selama musim dingin sebagai upa, sementara biji-biji yucca lainnya menjadi matang serangga dewasa keluar dalam satu musim kawin ngengat selama periode tiga tahun setelah berupa, dengan demikian menjamin kelangsungan hidup beberapa individu bahkan bila yucca tidak berbunga. Dalam hubungan ini ngengat menyerbuki tumbuhan dan menjamin produksi biji, semantara tumbuhan makanan dan perlindungan untuk larfa serangga.( entomologi hal 113)

Pentingnya polinasi bagi manusia.Banyak tanaman pertanian, seperti padi, gandum, dan jagung di serbuki oleh angin dan tidak mengambil manfaatdari kunjungan serangga.Namun kebanyakan buah-buahan, sayur, dan biji-bijian tidak dapat di hasilkan secara komersial tanpa polinasi serangga.Banyak produk hewan yang kita konsumsi di hasilkan dengan menggunakan legum yang di serbuki serangga, sebagai sumber makanannya. Polinasi serangga juga memberikan keuntungan lain selain peningkatan hasil panen. Bila terdapat polinator, maka akan terdapat lebih banyak bunga yang berkembang lebih awal membentuk buah. Hal ini akan menghasilkan kematangan yang lebih awal dan lebih seragam. Dengan tingkat polinator yang tinggi, hampir 90 % dari panen blue beri dapat di petik setelah dua kali pemetikan, dalam keadaan normal tingkat 90% tersebut baru akan di capai setelah panen ke lima. (entomologi hal 117)

Adapun serangga polinator yang paling penting di daerah dingin adalah lebah, yang mengumpulkan pollen dan nektar selama musim panas untuk makananya sendiri dan anak-anaknya, kelompok ini seluruhnnya bergantung pada bunga untuk mempertahankan hidupnya.

Serangga herbifora ada yang bermanfaat bagi manusia, yaitu yang memakan tumbuhan yang tidak di kehendaki keberadaannya (gulma), dia juga bisa menjadi musuh alami hama sehingga secara tidak langsung membantu pengendalian gulma dan halma. Serangga ini juga mempunyai peranan penting dalam membantu penyerbukan bunga sehingga mampu menghasilkan produk yang dapat di manfaatkan oleh manusia berupa madu, royal jelly, propolis, malam dan juga pollen.(ekologi 32)

Shihab (2003) menafsirkan ayat tersebut sebagai berikut : karena kerusakan dan kedurhakaan mereka telah melampaui batas, maka kami kirimkan kepada mereka siksa berupa taufan yaitu bair bah yang menghanyutkan segala sesuatu atau angin ribut di sertai kilat dan guntur serta api dan hujan yang membinasakan segala yang di timpannya. Selanjutnya karena siksaan itu boleh jadi di duga akan menyerbukkan tanah, maka Allah mangirimkan juga belalang dan kutu yang dapat merusak tanaman. Selanjutnnya karena ada persediaan makanan di gudang-gudang mereka maka kami kirimkan juga katak yang sangat banyak sehingga tersebar sampai ke tempat makan mereka dan melompat ke hidangan –hidangan mereka.

Setelah mengambarkan apa yang terjadi pada bahan makanan, di lanjutkan menyangkut minuman yaitu dan kami kirimkan juga darah, sehingga air yang mereka gunakan bercampur darah, semua itu bukti-bukti yang jelas dan rinci atau yang terjadi dalam waktu yang berselang sebagai bukti kekuasaan Allah swt dan kebenaran nabi Musa As. Tetapi mereka tetap sangat menyombongkan diri dan mereka sejak dulu hingga kini adalah kaum pendurhaka yang telah mendarah daging kedurkaan dalam diri manusia.( ekologi 57-58).

Semut mampu memikul beban yang jauh lebih besar dari badannya .jika dia merasa berat membawa dengan mulutnya, maka dia akan menggerakkan barang itu dengan dorongan kaki belakang dan menggangkatnya dengan lengannya. Biji-bijian yang akan mereka simpan di lubanginya terlebih dahulu, serta di pecahkannya bila terlalu besar. Kelompok-kelompok semut menentukan waktu-waktu tertentu untuk bertemu dan saling menukar makanan. Keunikan lain semua adalah menguburkan anggotanya yang mati. Itu merupakan keistimewaan sebagian semut yang terungkap melalui pengamatan ilmuan.Namun demikian ada yang unik pada semut yang di bicarakan ayat ini, yaitu pengetahuannya bahwa yang datang adalah pasukan di bawah pimpinan seorang yang bernama sulaiman dan yang tidak bermaksut buruk bila menggilas dan menginjak mereka. Keunikan inilah yang menjadikan sayyid Quthub berpendapat bahwa kisah yang di uraikan al-Qur’an ini adalah peristiwa luar biasa yang tidak terjangkau hakikatnya oleh nalar manusia.

Nabi Sulaiman a.s mampu mendengar perkataan semut tersebut, maka dia tersenyum dan tertawa dan dia berdo’a : “ Ya Tuhanku berikanlah aku ilham untu mensyukuri nikmatMU yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untu mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi: dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh”.

Kisah mengenai semut yang mengajak kaumnya bersembunyi karena merasa khawatir kalau sulaiman a.s dan bala tentaranya akan menginjak-injak mereka, merupakan sebuah dalil yang kuat kuat mengenai kemampuan Nabi Sulaiman a.s menguasai bahasa hewan. Selain itu juga menjadi alasan yang membuktikan bahwa ilmu tersebut benar-benar ada, sehingga tidak tertutup kemungkinan bahwa periode sejarah tertentu ada orang yang mampu memiliki ilmu tersebut (ekologi 40).

Ayat tersebut mengarahkan redaksinya kepada Nabi Muhammad saw dengan mengatakan : Dan ketahuilah wahai Nabi agung bahwa tuhanmu yang membimbing dan selalu berbuat baik. Telah mewahyukan yakni mengilhamkan kepada lebah sehingga menjadi naluri baginya bahwa: “ Buatlah sebagaimana keadaan seorang yang membuat secara sungguh-sungguh, sarang- sarang pada sebagaian gua-gua pegunungan dan di sebagaian bukit-bukit dan pada sebagaian cela pepohonan dan pada sebagaian tempat tinggi : kemudian makanlah yakni hisablah dari setiap macam bunga buah- buahan lalu tempuhlah jalan-jalan yang telah di ciptakan oleh tuhanmu pemeliharamu dalam keadaan mudah bagimu (shihab, 2003).

Ilmu kedokteran modern telah menetapkan , bahw madu mempunyai beberpa faedah. Mengenai hal ini menurut keteragan dokter besar almarhum Abdul Aziz Pasha, dalam bukunya”Al-ilam Wat-tibbul Hadis” komposisi kimiawi dalam madu ialah sebagai berikut:

25-40% glukosa

30-45% lifiluza

15-25% air

Prosentasi glukosa yang terdapat dalam madu lebih banyak darinpada yang terdapat daam makanan lain. Ia merupakan senjata dokter dalam kebanyakan penyakit.fungsi madu diantaranya sebagai penguat dan pemberi energy, sebagai penolak keracunan yang lahir akibat penyakit tubuh maupun zat- zat dari luar, seperti racun(As), air raksa(Hg), Emas(Au), cloform, morfin.dan juga penolak keracunan dalam keadaan demam seperti tipes radang paru-paru, radang otak, campak dan dalam keadaan lemah jantung.(Almaraghi:192).

3.Serangga yang merugikan

Serangga dapat menyebabkan kerugian secara langsung maupun tidak langsung kepada manusia. Kerugian secara langsung di alami manusioa karena beberapa serangga secara langsung memanfaatkan bagian tubuh manisia, sebagai makanan, tempat tinggal dan repproduksi. Kerugian secara tidak langsung di peroleh jika serangga menyerang tanaman yang di budidayakan oleh manusia, merusak produk simpanan, pakaian dan makanan ( Borror dkk,1996)

Banyak serangga mengganggu manusia karena mengeluarkan bau yang tidak sedap, dapat masuk ke mata atau telingga seseorang dan dapat menimbulkan ketakutan ( entomuphobia ). Beberapa serangga dapat menghasilkan racun yang dapat berbahaya bagi manusia, seperti pada lebah, tabuhan dan kutu busuk serangga ada yang hidup dalam atau tubuh manusia sebagai parasit, dan menyebabkan rangsangan yang hebat. Serangga juga dapat berperan sebagai fektor dari beberapa penykit, contohnya : penyakit malaria yang di sebabkan oleh protista dari janus plasmodium, ditularkan ole nyamuk jenis tertentu dari genus anopeles.

Serangga dapat merusak tanaman budidaya karena serangga memanfaatkan tanaman tersebut sebagai pakan, tempat peletakkan telur dan secara tidak langsung serangga berperan sebagai fektor penyakit tanaman. Banyak sekali patogen yang dapat di pindahkan oleh serangga, baik dari kelompok virus, jamur atau bakteri.

Serangga juga sering menyerang produk hewan atau tumbuhan yang di simpan, seperti pakaian, beras, kacang, tepung, keju, daging dan buah-buahan. Kerusakan dapat terjadi karena oroduk tersebut dimakan atau tercemari oleh serangga.

Elzinga (2004) menjelaskan bahwa terdapat beberapa ordo serangga yang banyak di temukan di perumahan dan berpotensi menyebabkan kerusakan serta mengganggu aktifitas manusia, yaitu:

a. Isopthera- rayap

Terdapat lebih kurang 50 spesies rayap 30 spesies berpotensi sebagai hama dan 6 spesies dapat menyebabkan kerusakan yang serus pada tempat tinggal manusia. Rayap merupakan serangga sosial dan memanfaatkan bahan yang terbuat dari kayu, seperti pintu,jendela, almari, kotak kayu dan kertas sebagai makanannya. Akubat kegiatan makanan tersebut menyebab terjadinya kerusakan yang parah pada struktur bangunan rumah dan mebeler.

Koevolusi yang berkelanjutan dari serangga dan tumbuhan telah menhasilkan suatu hubungan yang mempunyain kisaran yang luas dari kedua kelompok, mulai dari kunjungan tidak sengaja sampai pada asosiasi yang akrab antara beberapa kelompok. Dalam contoh yang ekstrim, hubungan tersebut menjadi suatu bentuk simbiosis obligat, dimana baik tanaman maupun serangga secara sempurna saling bergantung satu dengan lainnya untuk kelangsungan hidupnya(entomologi hal 111)

Ngengat yucca, contoh dari osiasi obligat adalah antara spani dagger atau tumbuhan yucca dan ngengat yucca.Semua spesies yucca adalah asli amerika, diserbuki hanya oleh ngengat tegi tikula yucca sela.Satu-satunya makanan larfa ngengat ini diberikan oleh ovul yucca yang tumbuh secara apnormal besarnya di sekiter telur ngengat. Karena bunga yang tidak terpolinasi akan segera mati, maka polinasi bunga oleh ngengat merupakan hal yang penting untuk ketahanan hidup larfa.polinasi oleh seranng lain tidak dapat berlangsung karena stylus tumbuhan yang berbentuk vas mengharuskan poleen di tempatkan secara tertentu supaya fertilisasi dapat berlangsung. Namun demikian ngengat yucca telah mengembangkan pola tingkah laku yang menghasilkan polinasi bunga yucca dan dengan demikian menjamin kelangsungan hidup keturunannya.Setelah ngengat nokturnal ini kawin, betina mengunjungi bunga yucca yang berwarna putih krem untuk mengumpulkan pullen. Melalui proses efolusi, alat mulut ngengat sudah sangat di modifikasi menjadi tentator melengkung yang tidak dapat di gunakan untuk makan, baik pollen dari tumbuhan atau nektarnyatentakel yang melengkung dari ngengat yucca di gunakan untuk mengumpulkan pollen yang melekat dari antera yamg terbuka dari bunga yucca dan membentuknnya ke dalam bentuk bola. Ngengat betina memegang bola tersebut di bawah kepalanya dengan menggunakan tentakel dan tungkai depan dan umumnya membawa bola pollen tersebut ke bunga berikutnya, untuk meletakkan telurpada ofari tumbuhan yang cocok. Ia kemudian akan naik ke atas pada stilus yang berbentuk vas dan mendorong beberapa pollen turun ke dalam tuba, dan dengan demikian menyerbuki bunga. Proses ini di ulangi beberapa kali untuk tiap tumbuhan. Karena ngengat biasanya berpindah ke bunga berikutnya sebelum memberikan poleen, maka bagi yucca, keaneka ragaman ginetik yangb lebih besar akan terjamin melalui penyerbukan silang dari pada bila menyerbuki bunga-bunga dari pohon yag sama. Serangga betina akan menglangi proses oviposisi dan polinasi pada sejumlah bunga, nampaknya ia hanya meletakkan beberapa telur setiap kali oviposisi, dengan demikian masih lebih banyak biji yang tumbuh dan berkSembang dari pada yang di makan larfa ngengat tersebut. Setelsh larfa matang ia akan meninggalkan biji dan berdiapause di dalam tanah selama musim dingin sebagai upa, sementara biji-biji yucca lainnya menjadi matang serangga dewasa keluar dalam satu musim kawin ngengat selama periode tiga tahun setelah berupa, dengan demikian menjamin kelangsungan hidup beberapa individu bahkan bila yucca tidak berbunga. Dalam hubungan ini ngengat menyerbuki tumbuhan dan menjamin produksi biji, semantara tumbuhan makanan dan perlindungan untuk larfa serangga.( entomologi hal 113)

Pentingnya polinasi bagi manusia.Banyak tanaman pertanian, seperti padi, gandum, dan jagung di serbuki oleh angin dan tidak mengambil manfaatdari kunjungan serangga.Namun kebanyakan buah-buahan, sayur, dan biji-bijian tidak dapat di hasilkan secara komersial tanpa polinasi serangga.Banyak produk hewan yang kita konsumsi di hasilkan dengan menggunakan legum yang di serbuki serangga, sebagai sumber makanannya. Polinasi serangga juga memberikan keuntungan lain selain peningkatan hasil panen. Bila terdapat polinator, maka akan terdapat lebih banyak bunga yang berkembang lebih awal membentuk buah. Hal ini akan menghasilkan kematangan yang lebih awal dan lebih seragam. Dengan tingkat polinator yang tinggi, hampir 90 % dari panen blue beri dapat di petik setelah dua kali pemetikan, dalam keadaan normal tingkat 90% tersebut baru akan di capai setelah panen ke lima. (entomologi hal 117)

Adapun serangga polinator yang paling penting di daerah dingin adalah lebah, yang mengumpulkan pollen dan nektar selama musim panas untuk makananya sendiri dan anak-anaknya, kelompok ini seluruhnnya bergantung pada bunga untuk mempertahankan hidupnya.

Serangga herbifora ada yang bermanfaat bagi manusia, yaitu yang memakan tumbuhan yang tidak di kehendaki keberadaannya (gulma), dia juga bisa menjadi musuh alami hama sehingga secara tidak langsung membantu pengendalian gulma dan halma. Serangga ini juga mempunyai peranan penting dalam membantu penyerbukan bunga sehingga mampu menghasilkan produk yang dapat di manfaatkan oleh manusia berupa madu, royal jelly, propolis, malam dan juga pollen.(ekologi 32)

Shihab (2003) menafsirkan ayat tersebut sebagai berikut : karena kerusakan dan kedurhakaan mereka telah melampaui batas, maka kami kirimkan kepada mereka siksa berupa taufan yaitu bair bah yang menghanyutkan segala sesuatu atau angin ribut di sertai kilat dan guntur serta api dan hujan yang membinasakan segala yang di timpannya. Selanjutnya karena siksaan itu boleh jadi di duga akan menyerbukkan tanah, maka Allah mangirimkan juga belalang dan kutu yang dapat merusak tanaman. Selanjutnnya karena ada persediaan makanan di gudang-gudang mereka maka kami kirimkan juga katak yang sangat banyak sehingga tersebar sampai ke tempat makan mereka dan melompat ke hidangan –hidangan mereka.

Setelah mengambarkan apa yang terjadi pada bahan makanan, di lanjutkan menyangkut minuman yaitu dan kami kirimkan juga darah, sehingga air yang mereka gunakan bercampur darah, semua itu bukti-bukti yang jelas dan rinci atau yang terjadi dalam waktu yang berselang sebagai bukti kekuasaan Allah swt dan kebenaran nabi Musa As. Tetapi mereka tetap sangat menyombongkan diri dan mereka sejak dulu hingga kini adalah kaum pendurhaka yang telah mendarah daging kedurkaan dalam diri manusia.( ekologi 57-58).

Semut mampu memikul beban yang jauh lebih besar dari badannya .jika dia merasa berat membawa dengan mulutnya, maka dia akan menggerakkan barang itu dengan dorongan kaki belakang dan menggangkatnya dengan lengannya. Biji-bijian yang akan mereka simpan di lubanginya terlebih dahulu, serta di pecahkannya bila terlalu besar. Kelompok-kelompok semut menentukan waktu-waktu tertentu untuk bertemu dan saling menukar makanan. Keunikan lain semua adalah menguburkan anggotanya yang mati. Itu merupakan keistimewaan sebagian semut yang terungkap melalui pengamatan ilmuan.Namun demikian ada yang unik pada semut yang di bicarakan ayat ini, yaitu pengetahuannya bahwa yang datang adalah pasukan di bawah pimpinan seorang yang bernama sulaiman dan yang tidak bermaksut buruk bila menggilas dan menginjak mereka. Keunikan inilah yang menjadikan sayyid Quthub berpendapat bahwa kisah yang di uraikan al-Qur’an ini adalah peristiwa luar biasa yang tidak terjangkau hakikatnya oleh nalar manusia.

Nabi Sulaiman a.s mampu mendengar perkataan semut tersebut, maka dia tersenyum dan tertawa dan dia berdo’a : “ Ya Tuhanku berikanlah aku ilham untu mensyukuri nikmatMU yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untu mengerjakan amal shaleh yang Engkau ridhoi: dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh”.

Kisah mengenai semut yang mengajak kaumnya bersembunyi karena merasa khawatir kalau sulaiman a.s dan bala tentaranya akan menginjak-injak mereka, merupakan sebuah dalil yang kuat kuat mengenai kemampuan Nabi Sulaiman a.s menguasai bahasa hewan. Selain itu juga menjadi alasan yang membuktikan bahwa ilmu tersebut benar-benar ada, sehingga tidak tertutup kemungkinan bahwa periode sejarah tertentu ada orang yang mampu memiliki ilmu tersebut (ekologi 40).

Ayat tersebut mengarahkan redaksinya kepada Nabi Muhammad saw dengan mengatakan : Dan ketahuilah wahai Nabi agung bahwa tuhanmu yang membimbing dan selalu berbuat baik. Telah mewahyukan yakni mengilhamkan kepada lebah sehingga menjadi naluri baginya bahwa: “ Buatlah sebagaimana keadaan seorang yang membuat secara sungguh-sungguh, sarang- sarang pada sebagaian gua-gua pegunungan dan di sebagaian bukit-bukit dan pada sebagaian cela pepohonan dan pada sebagaian tempat tinggi : kemudian makanlah yakni hisablah dari setiap macam bunga buah- buahan lalu tempuhlah jalan-jalan yang telah di ciptakan oleh tuhanmu pemeliharamu dalam keadaan mudah bagimu (shihab, 2003).